Kurang lebih 3200 pembaca Rss Feed sudah bergabung, Sudahkah anda?

28 Jul 2012

Konsep Routing

 

 

 

 

Konsep Routing

1. Pemahaman Routing
    Routing adalah proses dimana suatu router mem-forward paket ke jaringan yang dituju. Suatu router membuat keputusan berdasarkan IP address yang dituju oleh paket. Semua router menggunakan IP address tujuan untuk mengirim paket. Agar keputusan routing tersebut benar, router harus belajar bagaimana untuk mencapai tujuan.
Routing memiliki dua fungsi dasar, yakni:
1.    Fungsi penentuan jalur. Router berfungsi menentukan jalur yang akan dilewati oleh paket-paket data agar sampai ke tujuan.
2.    Fungsi switching. Router berfungsi sebagai switching karena dapat meneruskan paket.

Untuk bisa  melakukan routing paket, ada hal-hal yang harus diketahui :
a.    Alamat tujuan
b.    Router-router tetangga dari mana sebuah router bisa mempelajari tentang network remote
c.    Route yang mungkin ke semua network remote
d.    Route terbaik untuk setiap network remote
Router menyimpan routing table yang menggambarkan bagaimana menemukan network-network remote.
Jenis-jenis routing adalah :
a.    Routing statis
b.    Routing default
c.    Routing dinamis


a.    Routing Statis
Merupakan suatu mekanisme routing yang dikonfigurasi secara manual oleh admin jaringan melalui tabel routing dan dimaintain secara terpisah karena tidak melakukan pertukaran informasi routing tabel secara dinamis dengan router-router lainnya
Sebuah router akan meneruskan paket-paket data kepada alamat jaringan tujuan yang ada pada tabel routing. Jika tidak terdapat alamat jaringan tujuan pada tabel routing, maka paket data akan diteruskan melalui routing default.

2. Mengkonfigurasi static routing
Membangun static routing pada router-router tidak begitu sulit. Anda tinggal masuk ke global configuration mode dan jalankan formula berikut pada masing-masing router yang akan dikonfigurasikan :
Ip route <destination><mask><next_hop_address>
Berikut ini adalah detail untuk masing-masing opsi :
•    Ip route : perintah untuk membuat static routing itu sendiri
•    Destination : network tujuan yang hendak ditambahkan ke routing table
•    Mask : subnet mask yang digunakan dalam network
•    Next_hop_address : address dari hop router selanjutnya, yakni yang akan menerima paket dan mem-forward-nya lagi ke network remote. Tidak lain berupa interface router dari router dari network yang terkoneksi secara langsung.

Contoh :
Router(config)#ip route 10.252.0.0 255.255.255.0 172.16.0.2
Artinya :
    Ip network tujuan : 10.252.0.0
    Mask : 255.255.255.0
    IP Next hop : 172.16.0.2

    Routing statis terjadi jika Admin secara manual menambahkan route-route di routing table dari setiap router.Routing statis memiliki kentungan-keuntungan berikut:
•    Tidak ada overhead (waktu pemrosesan) pada CPU router (router lebih murah dibandingkan dengan
      router dinamis)
•    Tidak ada bandwidth yang digunakan di antara router.
•    Routing statis menambah keamanan, karena administrator dapat memilih untuk
      mengisikan akses routing ke jaringan tertentu saja.

    Routing statis memiliki kerugian-kerugian berikut:
•    Administrasi harus benar-benar memahami internetwork dan bagaimana setiap router
     dihubungkan untuk dapat mengkonfigurasikan router dengan benar.
•    Jika sebuah network ditambahkan ke internetwork, Administrasi harus menambahkan
     sebuah route kesemua router secara manual.
•    Routing statis tidak sesuai untuk network-network yang besar karena menjaganya akan
      menjadi sebuah pekerjaan full-time sendiri

b.    Routing Default
       Routing default digunakan untuk mengirimkan paket-paket secara manual menambahkan router ke sebuah network tujuan yang remote yang tidak ada di routing table, ke router hop berikutnya. Bisanya digunakan pada jaringan yg hanya memiliki satu jalur keluar.

c.    Routing dinamis
       Routing dinamis mengijinkan router-router untuk pertukaran informasi tentang jaringan dan koneksi antar router. Router menggunakan informasi ini untuk membangun dan melakukan perawatan tabel routingnya secara otomatis.

Routed dan Routing Protocol
     Protocol tidak lain deskripsi formal dari set atau rule-rule dan konversi yang menentukan
bagaimana device-device dalam sebuah network bertukar informasi. Berikut dua tipe dasar protocol.
•    Routed protocol
      Merupakan protokol-protokol yang dapat dirutekan oleh sebuah router. Routed protocol
memungkinkan router untuk secara tepat menginterpretasikan logical network.
Contoh dari routed protocol : IP, IPX, AppleTalk, dan DECnet.

•    Routing protocol
      Protokol-protokol ini digunakan untuk merawat routing table pada router-router.
Contoh dari routing protocol diantaranya OSPF, RIP, BGP, IGRP, dan EIGRP

   1. RIP    Routing Information Protocol.
       Distance vector protocol merawat daftar jarak tempuh ke network-network lain berdasarkan
jumlah hop, yakni jumlah router yang harus lalui oleh paket-paket untuk mencapai address tujuan.
RIP dibatasi hanya sampai  15 hop. Broadcast di-update dalam setiap 30 detik untuk semua
RIP router guna menjaga integritas. RIP cocok dimplementasikan untuk jaringan kecil.
   2. OSPF     Open  Shortest Path First.
       Link state protocol menggunakan kecepatan jaringan berdasarkan metric untuk
menetapkan path-path ke jaringan lainnya. Setiap router merawat map sederhana dari
keseluruhan jaringan. Update-update dilakukan via multicast, dan dikirim. Jika terjadi
perubahan konfigurasi.OSPF cocok untuk jaringan besar.
  3. EIGRP     Enhanced Interior Gateway Routing Protocol.
Distance vector protocol merawat satu set metric yang kompleks untuk jarak tempuh ke
jaringan lainnya. EIGRP menggabungkan juga konsep link state protocol.
Broadcast-broadcast di-update setiap 90 detik ke semua EIGRP router berdekatan.
Setiap update hanya memasukkan perubahan jaringan. EIGRP sangat cocok untuk jaringan besar.
  4. BGP
Merupakan distance vector exterior gateway protocol yang bekerja secara cerdas untuk
merawat path-path ke jaringan lainnya. Up date-update dikirim melalui koneksi TCP.

     Routing Protocol
Terdapat tiga klas routing protocol
1. Distance vector
    Protocol distance-vector menemukan  jalur terbaik ke sebuah network remote dengan
menilai jarak.Route dengan jarak hop yang paling sedikit ke network yang dituju, akan
menjadi route terbaik. Baik RIP dan IGRP adalah routing protocol jenis distance-vector.
RIP dan IGRP mengirim semua routing table ke router-router yang terhubung secara lansung.
2. Link state  Atau disebut juga protocol shortest-path-first, setiap router akan menciptakan
tiga buah table terpisah. Satu dari table ini akan mencatat perubahan dari network-network
yang terhubung secara langsung, satu table lain menentukan topologi dari keseluruhan
internetwork, dan table terakhir digunakan sebagai routing table.
OSPF adalah sebuah routing protocol IP yang sepenuhnya link-state. Protocol link-state
mengirim update-update yang berisi status dari link mereka sendiri ke semua router
lain di network.
3. Hybrid  Protokol hybrid menggunakan aspek-aspek dari routing protokol jenis
distance-vector dan routing protocol jenis link-state--sebagai contoh adalah EIGRP.

Cara Menghitung IP |







Catatan pribadi aja biar ga lupa..
Jika anda ingin menjadi seorang Network Administrator salah tiga syarat utamanya adalah memahami TCP/IP tidak hanya secara Konsep tetapi juga Desain dan Implementasinya.
Dalam tutorial ini saya ingin membagi pengertian yang saya pahami dalam menghitung IP Adress secara cepat.
Kita mulai … lebih cepat lebih baik…
Mungkin anda sudah sering men-setting jaringan dengan protokol TCP/IP dan menggunakan IP Address 192.168.0.1, 192.168.0.2, 192.168.0.3, …dst dengan netmask (subnet) 255.255.255.0 . Namun pernahkah terpikir untuk menggunakan IP selain IP tersebut ? misalnya :
192.168.100.1 netmask 255.255.255.248 atau
192.168.50.16 netmask 255.255.255.240 …???
Teori Singkat & Umum
Untuk mempelajari IP diperlukan pengetahuan tentang Logika dan Sitem Bilangan Biner. Tentang bagaimana cara mengkonversi bilangan Biner ke dalam bilangan Decimal atau menjadi BIlangan HexaDecimal, silahkan baca tutorial Sistem Bilangan Logika [Not Finished Yet] yang juga saya tulis dalam bentuk ringkasan. IP Address yang akan kita pelajari ini adalah IPv.4 yang berisi angka 32 bit binner yang terbagi dalam 4×8 bit.
Conto :
8 bit 8 bit 8 bit 8 bit
192.168.0.1 -> 1 1 0 0 0 0 0 0 . 1 0 1 0 1 0 0 0 . 0 0 0 0 0 0 0 0 . 0 0 0 0 0 0 0 1
192                  . 168                  . 0                      . 1
Hal yang perlu dipahami dalam penggunaan IP Address secara umum adalah sebagai berikut :
Kelas IP
IP Address di bagi menjadi 5 kelas yakni A, B, C, D dan E. Dasar pertimbangan pembagian kelas ini adalah untuk memudahkan pendistribusian pendaftaran IP Address.
Kelas A
Kelas A ini diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang besar
Bit Pertama : 0 Net-ID : 8 bit Host-ID : 24 bit Range IP : 1.xxx.xxx.xxx – 126.xxx.xxx.xxx Jumlah IP : 16.777.214
Note : 0 dan 127 dicadangkan, 0.0.0.0 dan 127.0.0.0 biasanya dipakai untuk localhost.
Kelas B
Kelas B ini diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang besar
2 Bit Pertama : 10 Net-ID : 16 bit Host-ID : 16 bit Range IP : 128.xxx.xxx.xxx – 191.255.xxx.xxx Jumlah IP : 65.532
Kelas C
3 Bit Pertama : 110 Net-ID : 24 bit Host-ID : 16 bit Range IP : 192.xxx.xxx.xxx – 223.255.255.255 Jumlah IP : 254
Kelas D
4 Bit Pertama : 1110 Byte Inisial : 224 – 247Note : Kelas D ini digunakan untuk keperluan multicasting dan tidak mengenal adanya Net-ID dan Host-ID
Kelas E
4 Bit Pertama : 1111 Byte Inisial : 248 – 255Note : Kelas E ini digunakan untuk keperluan Eksperimental
-> Network ID (Net-ID)
Adalah IP address yang menunjukkan Nomor Jaringan (identitas segmen)
Conto :
Sebuah segmen dengan IP range 192.168.0.0 – 192.168.0.255 netmask 255.255.255.0 maka Net-ID nya adalah 192.168.0.0.
Sebuah jaringan dengan IP range 192.168.5.16 – 192.168.5.31/28 maka Net-ID nya adalah 192.168.5.16Note : Net-ID adalah IP pertama dari sebuah segmen. Dalam implementasinya IP ini tidak dapat digunakan pada sebuah host.
-> IP Broadcast
Adalah IP address yang digunakan untuk broadcast. Dari conto di atas maka IP Broadcast nya adalah 192.168.0.255 .Note : IP Broadcast adalah IP terakhir dari sebuah segmen (kebalikan dari Net-ID). Dalam implementasinya IP ini juga tidak dapat digunakan pada sebuah host.
-> Subnet Mask (Netmask)
Adalah angka binner 32 bit yang digunakan untuk :
membedakan Net-ID dan Host-ID
menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar
Kelas A : 11111111.00000000.00000000.00000000 = 255.0.0.0 Kelas B : 11111111.11111111.00000000.00000000 = 255.255.0.0 Kelas C : 11111111.11111111.11111111.00000000 = 255.255.255.0
Conto :
sebuah segmen dengan IP range 192.168.0.0 – 192.168.0.255 maka Netmask nya adalah : 255.255.255.0 .
-> Prefix
Adalah penulisan singkat dari sebuah Netmask. Dari conto juga maka prefix nya adalah 24 maka menuliskan prefix-nya 192.168.0.0/24
-> Jumlah IP yang tersedia
Adalah jumlah IP address yang tersedia dalam sebuah segmen (blok). Dari conto di atas maka Jumlah IP yang tersedia sebanyak 256 (192.168.0.0 – 192.168.0.255)Note : Dalam implementasinya tidak semua IP yang tersedia dapat digunakan karena ada 2 IP yang akan digunakan sebagai Net-ID dan Broadcast..
-> Jumlah Host
Adalah jumlah dari IP address yang dapat dipakai dalam sebuah segmen. Dari conto di atas maka jumlah host-nya adalah 254 (192.168.0.1 – 192.168.0.254). IP 192.168.0.0 sebagai Net-ID dan 192.168.0.255 sebagai Broadcast-nya.Note : Jumlah Host = Jumlah IP yg tersedia – 2
-> IP Public
Adalah IP address yang dapat dikenali di jaringan internet.
Conto :
202.95.144.4, 64.3.2.45, 4.2.2.1 dstNote : IP Public akan kita dapatkan jika kita berlangganan Leased Line.
-> IP Private
Adalah IP address yang hanya dapat dikenali di jaringan local (LAN).
Conto :
192.168.1.1, 192.168.0.5, 192.168.10.200 dstNote : IP Private dapat kita gunakan semau kita untuk membangun LAN tanpa harus berlangganan Internet seperti Leased Line.
Memulai Perhitungan
Perhatikan kombinasi angka dibawah ini :
Cara membaca :
Kombinasi angka tersebut adalah untuk netmask 255.255.255.0 yang apabila di konversi ke Bilangan Biner adalah 11111111.11111111.11111111.00000000. Kita ambil 8 bit terakhir yaitu .00000000.
Apabila pada kolom pertama di beri nilai ‘1′ dan yg lainnya bernilai ‘0′ ( .10000000 ) maka
Jumlah IP yang kita miliki (tersedia) sebanyak 128 nomor
Netmask yang harus dipakai adalah 255.255.255.128
Kita dapat menuliskan IP tersebut 192.168.0.0/25 dengan 25 sebagai nilai prefix-nya.
Jumlah segmen yang terbentuk sebanyak 2 yaitu
192.168.0.0 – 192.168.0.127 -> sesuai dgn point 1. IP yang tersedia sebanyak 128 buah tiap segmen 192.168.0.128 – 192.168.0.255
Jumlah IP yang dapat dipakai untuk host sebanyak 126 setelah dikurangi dengan Net-ID dan Broadcast .Sekarang dapatkah Anda mencari seperti 5 point sebelumnya apabila 3 bit pertama di beri nilai ‘1′ ?
Latihan
Saya memiliki IP sebagai berikut :
A. 192.168.0.10/28 B. 192.168.0.15/netmask 255.255.255.240 C. 192.168.0.16/28 D. 192.168.0.20 netmask 255.255.255.240 E. 192.168.0.20/28 F. 192.168.0.9/30 G. 192.168.0.11/255.255.255.250
Pertanyaan :
Manakah IP yang dapat saling berhubungan (berada dalam segmen yang sama) ?
Berapakah netmask untuk IP A,C,E,F ?
Berapakah nilai prefix untuk IP B,D,G ?
Manakah IP yang tidak dapat digunakan dalam jaringan, dan apa sebabnya ?
Berapa range untuk masing-masing IP ?
Bagaimana cara menguji konektivitas masing-masing IP ?
Referensi :
TCP/IP Standart, Deain dan Implementas (Onno W. Purbo)
Google.com
Pengalaman ngeset IP..
Hanya ini yang dapat aku persembahkan, mohon maaf jika masih banyak kesalahan…

2 Jul 2012

Membuat Tulisan Terbalik Dengan Bantuan Script

Cara Membuat Tulisan Terbalik Dengan Bantuan Script. Terkadang kita ingin membuat sesuatu yang nyleneh (aneh-aneh), lain dari pada yang lain. Termasuk dalam membuat tulisan yang dipublikasikan dan dibaca oleh orang lain, misalnya lewat suatu blog, forum, update status facebook, twitter, chat, dan yang lainnya. Dengan melakukan hal tersebut, bagi sebagian orang merupakan kebanggaan tersendiri. Tulisan nyleneh yang maksudkan adalah tulisan yang terbalik. Jika tertarik, silakan ikuti tipsnya berikut ini.


Sehubungan dengan hal tersebut, akan mengetengahkan script yang dapat kita gunakan untuk membuat tulisan menjadi terbalik. Script tersebut Tips Trik Komputer peroleh dari situs http://finderonly.com).
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

Pertama, copy script di bawah ini.

<html>
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8">
<title>Membuat Tulisan Terbalik</title>
<style type="text/css">
textarea { font-family: "Arial Unicode MS", terbalik }
</style>
<script language="JavaScript">
function flip() {
var result = flipString(document.f.original.value.toLowerCase());
document.f.flipped.value = result;
}
function flipString(aString) {
var last = aString.length - 1;
var result = new Array(aString.length)
for (var i = last; i >= 0; --i) {
var c = aString.charAt(i)
var r = flipTable[c]
result[last - i] = r != undefined ? r : c
}
return result.join('')
}
var flipTable = {
a : '\u0250',
b : 'q',
c : '\u0254',
d : 'p',
e : '\u01DD',
f : '\u025F',
g : '\u0183',
h : '\u0265',
i : '\u0131',
j : '\u027E',
k : '\u029E',
//l : '\u0283',
m : '\u026F',
n : 'u',
r : '\u0279',
t : '\u0287',
v : '\u028C',
w : '\u028D',
y : '\u028E',
'.' : '\u02D9',
'[' : ']',
'(' : ')',
'{' : '}',
'?' : '\u00BF',
'!' : '\u00A1',
"\'" : ',',
'<' : '>',
'_' : '\u203E',
'\\' : '/',
';' : '\u061B',
'\u203F' : '\u2040',
'\u2045' : '\u2046',
'\u2234' : '\u2235'
}
for (i in flipTable) {
flipTable[flipTable[i]] = i
}
</script>
</head>
<body linkifytime="0" linkified="0" linkifying="false">
<h1>Membuat Tulisan Terbalik</h1>
<form name="f">
Tulisan Asli: <br>
<textarea rows="6" cols="50" name="original" onkeyup="flip()"></textarea>
<br>
Tulisan Terbalik: <br>
<textarea rows="6" cols="50" name="flipped"></textarea>
</form>
</body>
</html>


Kedua, buka notepad kemudian pastekan script tersebut.



Ketiga, simpan script tersebut dengan extension (.html)

Keempat, jalankan file tersebut dengan mengklik double.

Kelima, tunggu beberapa saat hingga file tersebut terbuka dengan default browser yang biasa kita gunakan untuk berselancar di internet.

Tampilannya seperti di bawah ini.


Keenam, ketikkan tulisan yang kita kehendaki pada textarea bagian atas kemudian lanjutkan dengan menekan ENTER dan secara otomatis di textarea bagian bawah akan muncul tulisan yang terbalik.

Ketujuh, copy tulisan terbalik tersebut dan kemudian kita dapat mem-paste-kan tulisan tersebut pada forum, blog, chat, update status facebook/twitter, atau yang lainnya.

Kedelapan, selamat mencoba.

(sumber : http://finderonly.com)

Tips Mempercepat Loading Menu Start Pada Windows 7

Tips Mempercepat Loading Menu Start Pada Windows 7. Mungkin tips ini sudah seringkali disampaikan oleh blogger-bloger lain namun tidak ada salahnya pada kesempatan kali ini untuk mengetengahkannya kembali, siapa tahu masih ada pengunjung yang membutuhkannya.

Ketika kita mengklik tombol Start maka akan bermunculan menu-menu yang sering disebut dengan Menu Start atau Start Menu. Kecepatan pemunculan menu-menu tersebut telah diset secara default oleh Windows. Nah, dengan tips ini kita akan mencoba untuk mengubah setingan default tersebut dengan tujuan lebih mempercepat pemunculan menu-menu tersebut. Caranya adalah dengan mengubah nilai/value MenuShowDelay (nilai defaultnya 400) menjadi lebih kecil atau rendah.
Caranya adalah sebagai berikut.
Pertama, buka Regedit sehingga akan jendela Registry Editor.
Kedua, kemudian klik HKey_Current_User\Control Panel\Desktop
Ketiga, kemudian pindah pada panel sebelah kanan kemudian cari dan temukan key MenuShowDelay.
Keempat, klik MenuShowDelay tersebut sehingga akan muncul jendela Edit String, seperti gambar di bawah ini.
Kelima, ganti nilai default 400 dengan nilai yang lebih kecil. Kita bisa mengganti dengan nilai 100, 50, atau bahkan 0.
Semakin kecil nilai yang kita isikan maka delay-nya semakin cepat yang itu artinya pemunculan menu-menunya menjadi lebih cepat.
Keenam, setelah klik Ok pada jendela Edit String kemudian lanjutkan denga menutup jendela Registry Editor.
Ketujuh, sekarang pastikan pemunculan menu-menu pada Start Menu lebih cepat dari sebelumnya.
Selamat Mencoba!!!

(Sumber : Tips dan Trik Komputer)

CARA MENGHILANGKAN RECENT DOCUMENTS PADA MS WORD 2007

Cara Menghilangkan Recent Documents Pada MS Word 2007. Pada kesempatan kali ini,  masih akan men-share yang masih ada hubungannya dengan MS Word 2007. Tak lain adalah bagaimana cara menghilangkan Recent Documents yang tersetting secara default pada MS Word 2007 ini.

Jika kita telah membuat file dokumen word kemudian menyimpannya ataupun kita telah membuka file dokumen word yang telah tersimpan di komputer maka MS Word 2007 akan menampilkan file-file dokumen tersebut pada menu Recent Documents dengan urutan dimana dokumen yang terakhir dibuka akan muncul di bagian paling atas dan dokumen berada pada urutan paling bawah akan tergeser dengan sendirinya dan hilang dari daftar Recent Documents dan begitu seterusnya. Recent Documents tersebut dapat kita lihat dengan cara mengklik logo office yang ada di bagian kiri atas.

Sebenarnya fitur Recent Documents ini disediakan oleh MS Word dengan tujuan untuk mempercepat dan mempermudah menemukan file-file dokumen yang terakhir digunakan atau pun file-file yang sering kali dibuka. Namun di sisi lain dengan fitur ini, semua dokumen tidak terkecuali yang mungkin bersifat rahasia pun ikut muncul pada fitur ini. Hal ini pun tidak menjadi masalah apabila komputer/laptop tersebut tidak digunakan oleh orang lain. Masalahnya akan timbul jika komputer / laptop tersebut sering digunakan/dipinjam oleh orang lain.
Untuk menghindari hal-hal demikian kemudian sebagian user berusaha untuk menghilangkan atau menghapus Recent Documents yang muncul.
Jika menginginkan demikian berikut langkah-langkah MENGHILANGKAN RECENT DOCUMENTS PADA MS WORD 2007.
Pertama, seperti biasanya, bukalah MS Word 2007.
Kedua, klik pada logo office yang di bagian kiri atas. Setelah terbuka jendela, cari dan klik “Word Options” yang ada di bagian bawah sehingga akan muncul jendela “Word Options”, seperti gambar di bawah ini.

Ketiga
, pada menu di bagian kiri pilih “Advanced” kemudian pada panel sebelah kanan cari dan temukan menu “Display” dengan cara menggeser kursor ke arah bawah.
Keempat, setelah itu (masih pada di “Display”) pada “Show this number of Recent Documents” ubah menjadi angka nol, seperti gambar di bawah ini.

Kelima
, jika sudah kemudian klik OK.
Keenam, kemudian pastikan Recent Documents-nya sudah hilang atau kosong.
Ketujuh, selamat MENCOBA!!!

(Sumber : Tips dan Trik Komputer) 

Twitter Delicious http://www.facebook.com/profile.php?id=100000518262214 Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews